1.06.2009

Cinta atau Nafsu Birahi sih.......

Bro...tau ga...orang-orang Barat biasa mengucapkan kata-kata cinta dan kasih sayang dengan ucapan make love untuk mengarah pada bagaimana mengumbar hawa nafsu, yakni seks. Mereka biasa mengucapkan make love untuk mengutarakan cinta. Nah, tentu saja itu artinya bermain cinta yang ujung-ujungnya intercourse alias bersetubuh. Waduh....!!!!
Sekarang temen-temen pada setuju ga' kalau bisa dibilang sebenarnya model pergaulan anak-anak muda seusia kita-kita ni pergaulan liar. Ga percaya, liat aja disekitarmu, cowok ama cewek gaul bareng nggak kenal batas. Iya...apa iya....ayo...


Tau gaya gaul model KNPI alias Kissing, Necking, Petting, dan Intercourse, seperti pergaulan amburadul (seks dan kokain) yang sering digambarakan oleh Shanon Doherty, Ifani "Valerie" Amber-Thiesen, Luke "Dvlan McKay" Perry, dengan antek-anteknya (wuih...serem amat istilahnya...) dalam Beverly Hills 90210. Menurut penelitian, konon kabarnya itu lebih ekstrim ketimbang kisah cintanya Galih dan Ratna dalam Gita Cinta di SMA.

Dalam kisah itu,baca surat cinta atau melihat atap rumah sang kekasih aja, rasanya....gimana gitu. Meski tetap aja gaya gaulnya Galih dan Ratna juga tetap bertentangan dengan ajaran Islam.

Hal ini diperparah oleh sikap pemerintah yang membiarkan saja dengan alasan untuk menganggulangi HIV/AIDS dengan membagi-bagikan kondom. Parah ga....bukannya mengurangi HIV/AIDS, justru melegalkan seks bebas. Kondomnya dibagikan juga ke pelajar dan mahasiswa...benar-benar parah....(sorry.....geregetan banget nih sama sikap pemerintah yang begini....)

Ni...ana kasitau ya...tahun 2005 udah ada pemecahan rekor pas lagi VD (Valentine's Day) di Filipina, berciuman dengan peserta terbanyak di dunia yang diikuti 5000 pasangan dan dilakukan di JALAN RAYA !!!! (pada ga da akalnya kali ya...) PARAH...HANCUR TOTAL DEH...!!!!

Ternyata dibalik VD yang memakai label kasih sayang sebagai KEDOK SEMATA ada budaya yang sangat berbahaya bagi kita. Apalagi tu yang masih bau kencur. Sama aja kaya bom waktu tu VD, tunggu meledaknya aja lagi...BUUUMMMM!!!! HANCURLAH KALIAN!!!!!

Ya Akhi....ya ukhti....jangan tertipu dengan gemerlapnya VD, disangka emas ternyata tembaga yang disepuh, disangka HP eh...kalkulator (wah...kalau ini parah banget dah.... ^_^ ). Makanya, kita kudu jeli, harus teliti bro....suapaya gak nyesel seumur hidup, setuju gak ?

"Tapi mas...kan banyak tu temen-temen diseluruh dunia yang ikut ngerayain". Iya...tapi bukan berarti acara tersebut sah dan legal. Karena sah dan legalnya acara tersebut bukan bergantung dari banyaknya orang yang melakukan perbuatan tersebut. Kaga juga tergantung dari selera temen-temen sebagai manusia, mandang baik buruk menurut pikiran dan perasaan kita sendiri. "rasanya ga papa deh..kan banyak tu orang yang pacaran...kayaknya gapapa juga ikutan pacaran" Nah...ini nih SALAH BESAR !!!!

Seluruhnya itu harus disandarkan pada ajaran-ajaran Islam. Yupz...ISLAM yang harus jadi patokan. HARGA MATI !!!! tidak ada penawaran...

Misalnya kamu mau beli sepatu, normalnya pastinya standarnya kaki kamu kan, bukan sepatunya. Ga mungkin kamu maksain sepatu yang kamu suka tinggal satu dijual, padahal ga sesuai dengan ukuran kaki kamu. Masa...karena sepatunya kecil, trus kaki kamu dikikir sampai muat di sepatu itu. Pastinya kamu cari sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki kamu kan daripada kaki kamu dikikir...

Once more again, aturan Islam lah yang dijadikan patokan dalam kita berbuat di dunia ini, bukan yang lain. HARGA....MATI....!!!! OK!!!!

Jadi Valentine's Day sebetulnya bukan mengaggungkan cinta akan tetapi mengumbar nafsu dibiarkan bangkit dan liar tanpa kendali.

Ya Akhi wa ukhti fillah.....sebagai seorang remaja Muslim yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, tentu saja kita nggak layak mengikuti budaya yang GAK JELAS BANGET GITU LOH....

Terlebih Valentine's Day hanyalah sebuah sarana dari sekian sarana penjajahan Barat dari sisi budaya dan gaya hidup. Memang Valentine's Day sudah memakan banyak korban, khususnya remaja Muslim. Doi tertipu gemerlapnya (wauw....silau men...) sampai buta mata hati dan pikirannya dan menjadi liar dalam mewujudkan kasih sayangnya.

Be Careful fren...jangan sampai kita termasuk dalam kaum yang disebut Rasulullah Muhammad SAW dalam hadisnya " Siapa saja yang menyerupai suatu kaum (gaya hidup dan adat istiadatnya) maka mereka termasuk golongan tersebut." (HR. Abu Dawud dan Imam Ahmad dari Ibnu 'Umar) . Nah lho...

Gimana, masih pengen ber-Valentine ? Seorang Muslim tentu akan segera menolaknya setelah tahu dan tidak berpura-pura ga' tahu, serta bertaubat dari melakukkannya. Kaga semuanya yang berdasarkan cinta itu baik ditinjau dari sisi agama. Cinta juga dapat menejerumuskan dalam dosa, bahkan dosa yang tidak diampuni oleh-Nya. (Masalah cinta ini dikupas secara apik oleh Ibnu Hazm El Andalusy semoga Allah merahmati Beliau dalam bukunya Di Bawah Naungan Cinta hasil terjemahan oleh Akhi Anif Sirsaeba El Shirazy, semoga Allah memberikan pahala yang berlipat atas upaya yang telah dilakukan Beliau). Ntar kapan-kapan ta' review buku ini.

By The Way kamu sukat ngikut yang gituan nggak sih ? Hiiii....na'uuzzu billaahi min zalik.. Okeks...semoga temen-temen terlindungi dari hal yang seperti dipaparkan diatas.


referensi : "BUKTIKAN CINTAMU" karya spektakuler Akhi Muhammad Nazhif Masykur.
ntar buku ini juga ana review deh....

2 komentar:

  1. Tulisan yang menarik. Terima kasih sudah berbagi informasi. Jika ingin tahu lebih banyak lagi tentang Cinta, silakan baca artikel Butir-Butir Cinta di blog saya. Salam kenal, sobat.

    Lex dePraxis
    Romantic Renaissance

    BalasHapus
  2. terima kasih atas kunjungannya..

    Insya Allah saya mampir ke blog antum

    salam kenal

    ^_^

    BalasHapus

terima kasih sudah mengunjungi halaman ini, semoga dapat bermanfa'at....jika teman-teman ingin belajar untuk menulis dan menerbitkan buku sendiri teman-teman bisa mendapatkan panduannya dari seorang penulis buku best seller dan pemilik mujahid press, silakan klik disini