Tampilkan postingan dengan label Akhlak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhlak. Tampilkan semua postingan

3.25.2009

Istri Yang Menyenangkan Hati Suami

Page copy protected against web site content infringement 

by Copyscape
Assalamu'alaykum ikhwah fillah...
bagaimana kabar kalian ? Semoga semua dalam naungan berkah, rahmah, ridho, magfirah, serta diliputi cahaya CintaNYA.. Amin Ya Rabbal 'Allamin...

Saya baru mengupdate lagi blog ini, karena saya keluar kota untuk beberapa hari dan pada kesempatan ini saya dapat kembali menulis disini.

Saudaraku, bagi seorang laki-laki tentu menginginkan seorang pendamping yang shalihah sehingga dapat membantunya dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah 'Azza Wa Jalla...

Demikian juga dengan seorang wanita, tentu menginginkan seorang lelaki shaleh untuk menjadi pendamping hidupnya dan menjadi "imam" baginya di dalam istana rumah tangga nya kelak.

Pada tulisan kali ini saya ingin membagikan salah satu imbalan bagi seorang istri yang menyenangkan hati suami dari Allah 'Azza Wa Jalla. Apakah saudariku-saudariku ingin mendapatkannya. Dan para suami ingin mengetahui apa yang diperoleh istrinya ?

Pada zaman Rasulullah Muhammad SAW seorang laki-laki telah berkata :"Ya Rasulullah, istri saya jika saya datang kepadanya, dia berkata : "Wahai suamiku, panutanku dan panutan keluargaku, selamat datang". Dan jika ia melihatku tengah bersedih, iapun berkata : "Apa yang menyedihkanmu di antara kehidupan dunia ini tidaklah merasa cukup dengan kehidupan akhirat kelak ? "

Rasulullah bersabda : "Beritahukan kepadanya bahwa dia "pekerja-wanita" dari Allah dan baginya pahala separuh pahala orang yang berjuang"

Diriwayatkan oleh : Al Khairani dalam "Makarimul Akhlaq" dari Dzafir bin Sulaiman dari Abdullah Al Wadhahi.

Saudariku, wanita yang bertanggung jawab terhadap hak suaminya adalah yang mau menasihati suaminya, setia dalam duka dan derita, baginya pahala separuh pahala mujahid.

sumber : Asbabul Wurud - Ibnu Hamzah Al Husaini Al Hanafi Ad Damsyiqi - Kalam Mulia

Bagaimana saudariku, apakah kalian menginginkan pahala ini. Bagi para pemuda yang belum menikah, apakah tidak menginginkan seorang pendamping yang seperti ini kelak.

Untuk mendapatkan pendamping yang shalih/shalihah hanya ada satu caranya, yaitu menjadikan diri kita shalih/shalihah terlebih dahulu. Bukan dengan gonta-ganti "pacar" dengan alasan mencari yang cocok.

Baiklah saudara/saudariku sekalian, semoga tulisan ini dapat bermanfaat baik bagi diri saya sendiri maupun untuk kalian semua. Mohon masukan jika ada kekurangan dalam penulisan ini.

Sekarang temen-temen bisa juga membaca artikel di blog ini lewat feed reader temen-temen, temen-temen klik aja disini

1.31.2009

Cara Menutup Aurat Yang Benar

Page copy protected against web site content infringement 

by Copyscape

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh...
Bagaimana kabar sobatku sekalian. Semoga sentiasa dalam naungan berkah, rahmah, taufiq, hidayah, inayah, magfirah, serta ridho dan cinta Allah 'Azza Wa Jalla.

Sobat, Islam adalah agama yang begitu memuliakan wanita, namun sering di"kampanyekan" pihak-pihak yang mengusung "emansipasi wanita" bahwa aturan dan ketentuan yang ditetapkan atas muslimah sebagai pengekangan kebebasan muslimah itu sendiri. Sobat tentu sudah mengetahui keutamaan-keutamaan wanita dalam Islam dan bagaimana bujukan dan rayuan syetan yang sedikit demi sedikit mengikis hijab pada wanita.

Dibawah ini adalah sebuah picture dari sahabat di malaysia yang berguna sekali bagi wanita muslimah sebagai pedoman dan acuan dalam menjaga kemuliaan yang telah diberikan Islam kepadanya.

klik pada picture untuk memperbesar

Dan picture dibawah ini adalah contoh dari kesalahan-kesalahan yang tanpa disadari saudari-saudari kita telah keluar dari ketentuan agama.

klik pada picture untuk memperbesar

Saudariku para muslimah, saya harap sedikit informasi ini bermanfa'at bagi antunna. Aurat adalah harta yang paling berharga bagi seorang muslimah, dan merupakan harta yang paling berharga juga bagi suami.

Kita tentu ingat, di dalam sebuah hadis dikatakan bahwa salah satu ciri wanita shalihah adalah yang apabila ditinggal bepergian, maka ia akan menenangkan hati, karena ia akan menjaga dirinya dan menjaga harta suaminya.

Sampai berjumpa lagi pada pertemuan kita berikutnya.

Alhamdulillahi Rabbil 'Allamin..

Sekarang temen-temen bisa juga membaca artikel di blog ini lewat feed reader temen-temen, temen-temen klik aja disini


1.30.2009

Apa bedanya ta'aruf dengan pacaran ???

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape


Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak laki dan wanita dipersilahkan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi ta`aruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.


Disinilah letak perbedaan antara pacaran dengan taaruf. Pacaran adalah jalan-jalan asyik berdua, jajan, nonton, bermesraan dan bercumbu. Sama sekali tidak ada porsi tentang persiapan real untuk hidup. Bahkan pacaran cenderung bohong dan menipu, karena umumnya masing-masing pihak ingin tampil ‘wah’ di depan pasangannya. Bedak, gincu, parfum, pakaian bagus, mobil dan segala asesoris lainnya adalah sesuatu yang harus ditonjolkan. Semua sangat jauh dari kehidupan real nanti dalam keluarga.


Padahal setelah menikah, justru semua itu akan ditinggalkan dan masing-masing baru akan tampil dengan wajah dan kelakuan aslinya. Padahal dahulu hal-hal seperti itu tidak pernah dibahas dalam masa pacaran, karena semua waktunya tersita untuk jatuh cinta.

Islam sesungguhnya sejak awal sudah memperkenalkan istilah ta’aruf sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan. Ta’aruf sangat berbeda dengan pacaran. Ta`aruf adalah sesuatu yang syar`i dan memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat.

Tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina dan maksiat. Sedang ta’aruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan

Istilah pacaran sebenarnya tidak ada batasan bakunya, namun umumnya yang namanya pacaran itu –apalagi di zaman permisif dan hedonis sekarang ini- tidak lain adalah hubungan lain jenis non mahram dengan segala aktifitas maksiatnya dari khalwat, zina mata, zina telinga dan sampai zina kemaluan.

Bahkan beberapa penelitian di berbagai tempat seperti di Yogyakarta beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa sebagian besar pasangan pacaran itu memang telah melakukan hubungan tidak senonoh mulai dari bercumbu, berpelukan, berciuman sampai persetubuhan. Parahnya, semua itu umumnya dilakukan oleh para mahasiswa yang nota bene terpelajar dan calon pemimpin bangsa.

Jadi hampir bisa dikatakan bahwa pacaran itu tidak lain adalah zina atau minimal mendekati wilayah zina yang memang haram dan dilarang oleh semua agama.

Lalu bagaimana seorang laki-laki bisa mengenal calon pasangan hidupnya kalau bukan dengan cara pacaran ?

"Jangan sekali-kali salah seorang di antara kamu menyendiri dengan seorang perempuan, kecuali bersama mahramnya."

Imam Qurthubi dalam menafsirkan firman Allah yang berkenaan dengan isteri-isteri Nabi, yaitu yang tersebut dalam surah al-Ahzab ayat 53, yang artinya: "Apabila kamu minta sesuatu (makanan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari balik tabir. Karena yang demikian itu lebih dapat membersihkan hati-hati kamu dan hati-hati mereka itu," mengatakan: maksudnya perasaan-perasaan yang timbul dari orang laki-laki terhadap orang perempuan, dan perasaan-perasaan perempuan terhadap laki-laki. Yakni cara seperti itu lebih ampuh untuk meniadakan perasaan-perasaan bimbang dan lebih dapat menjauhkan dari tuduhan yang bukan-bukan dan lebih positif untuk melindungi keluarga.

Ini berarti, bahwa manusia tidak boleh percaya pada diri sendiri dalam hubungannya dengan masalah bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak halal baginya. Oleh karena itu menjauhi hal tersebut akan lebih baik dan lebih dapat melindungi serta lebih sempurna penjagaannya.

Rasulullah SAW bersabda,
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (Riwayat Ahmad)

Selama ini kita menganggap bahwa pacaran itu adalah metode untuk melakukan pendekatan untuk mengenal lebih dekat. Namun kenyataannya tujuan itu jarang yang tercapai. Karena umumnya alih-alih melakukan pendekatan, yang terjadi justru melakukan sekian banyak bentuk kemaksiatan.

Buktinya, berapa banyak pasangan muda yang sebelum menikah sempat pacaran bertahun-tahun, bahkan ada yang sampai 5 – 10 tahun, sayangnya begitu mereka menikah langsung cerai dan hancur berantakan rumah tangganya. Belum lagi meningkatnya kasus hamil di luar nikah oleh pasangan sendiri dan juga perilaku seks bebas di kalangan mahasiswa dan pelajar.

Istilah pacaran itu sendiri udah menjadi "biasa" ama qta.dimana pasangan tidak sah melakukan serangkaian aktifitas bersama. n kebanyakan aktifitas pacaran itu identik dengan apel malam minggu (namanya apel sudah pasti berduaan, karena kalau rame-rame namanya rombongan), juga nonton ke bioskop berdua, berboncengan sepeda motor, jalan-jalan berduaan, makan di restoran berduaan, tukar menukar SMS, saling bertelepon siang dan malam dan semua aktifitas lain yang mengasyikkan. Intinya adalah kebersamaan dan berduaan. Hampir sulit dikatakan pacaran bila semua itu dilakukan bersama-sama dalam kelompok besar.

Bahkan hakikat pacaran adalah pada keberduaannya itu. Inilah pacaran yang dikenal dan bukan yang tertulis dalam kamus. Jadi dengan pengertian yang lazim dikenal sekarang ini tentang pacaran, maka tidak bisa lain semua itu adalah khalwat yang diharamkan.

Islam sudah memperingatkan laki-laki dan wanita yang bukan mahram untuk tidak menyepi berduaan karena yang ketiganya adalah setan.


Sekarang temen-temen bisa juga membaca artikel di blog ini lewat feed reader temen-temen, temen-temen klik aja disini


Pacaran....asal usulnya ??

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape


Selamat pagi sobat semua. Apa kabar ?? Semoga sehat semua, semoga selalu dan senantiasa berada dalam naungan berkah, rahmah, taufiq, hidayah, inayah, magfirah, dan cinta 'Allah Azza Wa Jalla.

Yupz...seperti yang saya katakan pada artikel tayangan pembawa bencana di akhir postingan, kali ini saya akan membagikan informasi tentang pacaran. Pacaran sob...uhuyy...cie...cie...seru nih...bagi yang akan pacaran, sudah pacaran, lagi pacaran, atau baru putus pacaran...kudu baca nih.....monggo.. ^_^


Sobat kalau pacaran itu awalnya karena apa ? (lho...koq malah nanya mas...katanya mau kasitau kite-kite, gimana sih...ya pokoknya suka gitu lah mas, cinta gitu deh.... ^_^ ). Ogt....mmm....suka ya...cinta...boleh juga tuh...(lagaknya ngerti, padahal bingung juga ?#?#?# ). Setiap orang pasti akan berbeda-beda menjawab jika ditanya, apa yang membuat mereka "pengen" pacaran. Ikut-ikutan, takut dibilang ga laku ( padahal jodoh udah ditentuin masing-masing orang, emang jualan takut ga laku...yang bener aja ^_^ ).

Atau, karena dibawah ancaman, misal nih..."kamu kalau ga mau jadi pacar si dia, kami ga akan mau jadi temanmu lagi.." (kalau ini biasanya cewek nih yang terpaksa ). Masih banyak alasan-alasan lain yang mungkin sobat sekalian lebih paham dari saya.

Pacaran atau bahasa kerennya free*** (ma'af disensor untuk menghindari hal-hal yang diinginkan...ups...tidak diinginkan ^_^ ) diharamkan dalam ISLAM, karena jelas-jelas jauh bahkan jauuuuuuhhhhhh banget dalam akidah ISLAM. Adapun bagi saudara/saudari kita yang terbujuk rayuan syaitan yang masih mengagung-agungkan pacaran (sebagaimana mereka histeris ketika selebritis idolanya datang ke kota mereka) ampe rela berjubel-jubel, berteriak seperti orang kurang waras (ma'af kalau agak keras kata-katanya), kurang tepat dalam mengartikan "cinta".

Islam telah mengatur masalah cinta ini dengan sebaik-baiknya dan di dalam koridor yang tepat. Cinta, inilah alasan utama yang menyebabkan para "ABG" (bahkan yang masih smp, di tayangan sinetron malam udah merambah ke anak kecil yang mengenal masalah "cinta" yang disalahartikan ini...kacau dunia persilatan kaya gini caranya... ^_^ )

Cinta itu sendiri adanya pada diri manusia adalah natural/alamiah, merupakan pemberian dari Allah sebagai potensi kehidupan bagi manusia, yang merupakan perwujudan dari naluri manusia berupa naluri untuk meneruskan keturunan (gharizatul nau). Adanya cinta pada diri manusia tidak akan dihizab, sebab itu adalah qadha' (keputusan) Allah, orang ingin bercinta itu wajar/normal, sebab dalam dirinya memang ada naluri itu. Tapi yang akan dihizab oleh Allah adalah kemana si empunya naluri menggerakkan naluri dan kepada siapa diberikan cinta itu. Oleh sebab itu Islam sendiri sebagai dien yang fitrah bagi manusia, tidak melarang orang yang mempunyai cinta, tapi perwujudan dari cintanya itu yang akan diatur oleh Islam, dan aturan Islam oleh Allah, sendiri memang sudah pas untuk "porsi" manusia, sehingga syara' menetapkan aturan tertentu dalam mewujudkannya sehingga perbuatan seorang muslim diharapkan tidak menyimpang dari aturan syara. Jadi Islam tidak melarang cinta itu sendiri tapi perwujudan dari cinta itu yang diatur (dilarang dan dianjurkan).

Yang dialami oleh para pengusung ide pacaran itu adalah kesalahan dalam mewujudkan cinta itu. Dimana sebenarnya cinta yang merupakan alamiah pemberian dari Allah oleh pacarawan dan pacarawati (hohoho….istilahnya kerenz kan…. ^_^ ) diselewengkan, artinya pada orang yang pacaran itu ada unsur tidak wajar terjadi disitu, yaitu unsur paksaan, memaksakan cinta yang sebenarnya fitrah itu kepada seseorang yang dianggap dicintanya, meski sesungguhnya orang yang katanya dicintainya itu tidak dicintainya, akhirnya karena ada paksaan dari dirinya atau dari luar dirinya akhirnya cinta itu jadi ada tapi berupa paksaan, seperti pepatah jawa "tresno jalaran saka kulino" (cinta itu datang karena keseringan/paksaan)

Ketidakwajaran yang lain dari cintawan dan cintawati yang mewujudkan cintanya lewat pacaran adalah menjadikan orang yang dicintainya sebagai tujuan, sehingga apa saja yang terjadi dengan cinta adalah pacaran jawabannya. Orang yang sedang merasakan falling in love ditambah lagi first love cenderung mengindahkan sesuatu yang sebenarnya tidak indah, mengenakkan sesuatu yang kadang tidak enak, sehingga bisa saja taek kucing rasa coklat. Orang yang bercinta dan berwujud dalam pacaran akan cenderung buta "love is blind" ungkapan semacam itu sering muncul, apa yang terjadi selanjutnya adalah ATLANTA (aku terlanjut cinta), sehingga karena atlanta itulah, akhirnya rela diapa-apakan sama si pacarnya, buktinya ? banyak sekali buktinya. Yang terjadi sekarang adalah orang cenderung menyalahkan cinta itu sendiri, tapi pacaran itu sendiri masih mengalami kerancuan dalam definisi bahkan dilegemetasi seperti sinetron "PD" dan sinetron lainnya agar terasa pacaran itu diperbolehkan dalam Islam.(keliahatan banget kan di sinetron-sinetron ataupun film-film layar lebar yang bermunculan di negeri kita ini )

Ada yang mengambil pacaran sebagai jalan untuk mengenal lawan jenisnya yang entah nanti diteruskan dalam bentuk keluarga atau tidak, artinya bisa saja orang pacaran karena ingin menguji pacarnya apakah dia setia/ cinta atau tidak, lalu akhirnya terjadilah hamil diluar nikah. Kalau sudah begitu orang tua juga akhirnya kalang kabut, ada orang tua yang diam dengan pelecehan seksual tersebut, mungkin sebab malu, karena anak yang diharapkan bisa ikut membantu orang tua meringankan bebannya dengan tidak pacaran malah justru terjadi trouble maker semacam itu. Ada juga ortu yang karena takut akhirnya tidak melaporkan kejadian itu pada yang berwajib, takut diancam keluarga si pemerkosa atau takut justru nanti anaknya malah gila atau stres karena ada tekanan dari masyarakat. (sekarang malah media elektronik sudah menyediakan acara khusus untuk "mengorek" masalah ini) Ada juga ortu yang karena ketidaktahuan akhirnya membiarkan masalah itu terjadi begitu saja, kalaupun nantinya anaknya melahirkan dari hubungan seks haram itu ya tetap saja dibiarkan hidup tanpa ada resiko sama sekali tentang hukuman yang bakal diterima si pezina, nah yang seperti ini diidap oleh ibunya Dini yang diperankan Lydia Kandow.

Sekarang, apa sih alasan sebenarnya remaja berpacaran,
Sebut saja Rendy, anak laki juragan kambing yang tinggal di perumahan elit kota ini. Wajahnya cool,badannya tegap dan berotot. Dengan penampilannya seperti ini, Rendy jadi idola di sekolahan. Jangan heran kalo pesonanya itu bisa membuat puluhan anak cewek merasa kudu bersaing untuk mendapatkan cintanya.
Cinta dari seorang pria yang nyaris sempurna. Tentu,kalo kesempurnaan manusia hanya diukur dari bentuk luarnya; tubuh, wajah, dan pakaian yang membalut kulitnya. Tampang Rendy memang oke. Dengan kata lain, cowok putih manis ini punya semacam bargaining power(cieee..), untuk bisa pasang pesona. Artinya, nggak malu-maluin kalo berlomba untuk jual pesona dengan anak cowok lain. Boleh dibilang, Rendy memiliki segalanya; wajah kece, bodi keren, pakaian oke punya, dan duitnya kayak nggak pernah abis. Lihat aja dompet doi tebel terus. Maklum, bokapnya tajir banget sebagai jurkam alias juragan kambing.

Seperti kebanyakan remaja lainnya, Rendy juga udah berani deket-deketan ama anak cewek. Maksudnya tentu bukan deket-deketan kayak lagi naik angkot, tapi doi udah berani nge-date. Nah, gebetan Rendy ternyata keren juga, Non. Lolita, nama anak gadis itu. (ma'af kalau ada yang namanya sama....soalnya ni dua nama yang cukup keren untuk mempertegas contoh). Ia emang kesengsem berat ama Rendy. Pun sebaliknya, Rendy juga ngebet banget pengen jadian sama Lolita yang emang teman satu sekolahnya. Klop. Jadilah, dua insan lain jenis ini mengukir kisah cinta. Dengan latar belakang kehidupan yang nyaris kayak dalam cerita novel atawa sinetron, Rendy-Lolita jadi favorit di sekolah.

Akhirnya, atas keputusan beberapa orang teman sekolahnya, mereka dinobatkan sebagai pasangan paling romantis tahun ini. Pokoknya, kalo ada anak sekolah yang mau seru ama pasangannya, buatlah seperti contoh; Rendy-Lolita.Sampai suatu ketika, pasangan "favorit" ini bubar.

Apa sebab? Lolita hamil dan Rendy nggak mau bertanggungjawab. Lolita bingung, sebab ia harus memilih di antara dua pilihan sulit baginya; membesarkan anaknya dengan risiko putus sekolah dan menanggung rasa malu atau, melakukan aborsi dengan risiko bagi keselamatan dirinya dan untuk melakukan itu ia sudah tahu hukumnya, dosa. Akhirnya, setelah mikir beribu kali, Lolita memutuskan untuk mengaborsi makhluk kecil yang tak berdaya itu.

Mungkin karena pertimbangan bahwa ia musti meneruskan sekolah dan biar nggak malu. Sementara Rendy, ternyata doi bukanlah tipe lelaki jentel. Buktinya, doi berlepas tangan, bahkan konon doi lah yang membujuk Lolita supaya melakukan aborsi. Alasannya, doi kudu lulus sekolah, kudu bisa kuliah, dan yang pasti memang belum siap jadi ortu. Nah, lho.

Inilah satu kisah tragis akibat pacaran. Masih banyak kisah serupa yang berawal dari hubungan haram ini. (tapi kan mas...kita ga ampe gitu koq pacarannya....paling nonton bareng, jalan bareng, curhat, kita pacarannya Islami koq... ). Mmm...gitu ya...Islami, cerita, jalan, nonton...ga pake gandengan tangan, ga tatap-tatapan, ga pake pelukan ??? (ehhe.he...he...ya ada sih mas... ^_^ ). Berikutnya saya akan coba bagikan mengenai "pacaran ISLAMI" ini.

Seperti yang udah banyak disinggung di artikel ini.Kita nggak pernah bosen untuk ngingetin, bahwa pacaran itu adalah pintu menuju zina. Hampir di setiap kesempatan kita juga mengkampanyekan, bahwa pacaran adalah perbuatan haram dan wajib dihindari oleh setiap orang yang merasa dirinya Muslim. Pacaran adalah sarana menuju seks bebas. Iya kan? Sebab pacaran sendiri adalah gaul bebas, maka biasanya ada hubungan yang sangat erat, dan nggak heran kalo kemudian melakukan seks bebas. ih?

Hubungan Rendy-Lolita yang kelewat hot dalam kisah fiktif di atas akhirnya berbuah malapateka. Yang rugi keduanya dan kedua ortunya. Udah gitu, dampak sekunder akibat gaul bebas ini makin tambah runyam; aborsi,kekacauan nasab (garis keturunan), dan penyakit menular seksual. Ih, serem amat ya?
Sekadar tahu saja, korban-korban akibat seks bebas yang kena PMS ini sudah ada sejak dulu. Bahkan orang-orang top di jamannya; seperti gerombolan Columbus, Julius Caesar dan Cleopatra VII, Raja Charles V, Charles VII, Raja Henry VIII, lalu Edward VI, Peter Agung, Katarina Agung, hingga Benito Mussolini, Napoleon Bonaparte, dan Adolf Hitler adalah tokoh-tokoh dunia yang terkenal sebagai penderita penyakit kotor sipilis dan gonorhoe. Juga bisa ditunjuk hidung rombongan selebritis Hollywood macam Brad Davis, Rock Hudson, Fredy Mercury, Tony Richardson, dan Ian Charleson. Mereka koit dihantam AIDS.

Itu sebabnya, tradisi jahiliyah ini mesti digugat keberadaannya. Sudah saatnya budaya yang lahir dari peradaban rusak ini diboikot, bahkan seharusnya dihilangkan dari daftar pergaulan muda-muda Islam. Jangan sampe kejadian serupa menimpa adik-adik kita yang mulai beranjak remaja. Pokoknya harus dihilangkan dari benak remaja Islam.

Ya, untuk selamanya. Pacaran di mata remaja. Banyak teman remaja yang kalo ditanya tentang alasan mereka berpacaran acapkali memberikan alasan seperti ini: pacaran bisa meningkatkan semangat belajar; pacaran diakui mampu menghilangkan kejenuhan alias bikin hidup lebih hidup (kaya iklan aja... ^_^ ); pacaran juga untuk mengetahui pribadi pasangan dari yang dicintainya supaya kalo jadi nikah nggak perlu ragu-ragu lagi; pacaran pun diyakini bisa membawa rejeki nomplok (ih, matre amat?); bahkan ada yang mengaku sekadar iseng doang. Alasan lainnya, ada yang mengakui bahwa pacaran adalah jalan terbaik untuk menemukan cinta sejati alias bisa memilah dan memilih siapa pasangan yang memang oke punya (emangnya sepatu?). Dan seabrek alasan lainnya.

Mari kita bahas alasan-alasan mereka. Pacaran bisa meningkatkan semangat belajar? Walah, kayaknya semut juga ketawa tuh kalo denger. Padahal kenyataan di lapangan sangat berbeda. Teori ama praktik bertolak belakang banget. Kalo emang pacaran bisa menambah semangat belajar, tapi kenapa banyak yang amburadul sekolahnya gara-gara menjalani aktivitas ini? Ingatannya sangat tajam kalo disuruh mengingat nama gacoannya, atau tentang kehidupan pasangannya, dan tentang beragam hal yang berkaitan dengan pasangannya. Tapi kalo ditanya tentang hukum gas ideal dalam pelajaran kimia langsung memantul sempurna alias kagak tahu. Tiap malam minggu selalu ada jadwal wakuncar alias waktu kunjung pacar. Lalu kapan mau belajarnya?

Apalagi di sampul bukunya ada foto yang ia sebut kekasihnya. Coba, maksud hati belajar, ternyata malah memandangi terus foto si dia. Di dinding kamarnya, bukannya dipenuhi dengan tulisan rumus-rumus fisika, matematika, atawa kimia yang emang bikin puyeng, tapi malah banyak ditempeli foto-foto pacarnya. Wah, gimana mau bisa belajar? Padahal, setahu penulis, banyak juga yang semangat belajarnya tinggi tanpa kudu menjalani pacaran. Sebaliknya, waktu sekolah dulu, ada teman penulis yang main api asmara, malah belajarnya tambah berantakan bin terbengkalai. Kalo soal rajin dateng ke sekolah emang bener. Tapi yakinlah, tujuan utamanya bukan untuk belajar, tapi cuma pengen ketemu si dia. Bener kan? Aduh, kayaknya ada yang mesem-mesem aja kena sindir nih. ^_^

Alasan lain, pacaran katanya bisa bikin fresh pikiran kita. Aduh biyung, kayaknya perlu diedit lagi alasan ini. Yakinlah, itu cuma mengada-ada aja. Buktinya, malah banyak teman remaja yang dibikin puyeng tujuh keliling gara-gara pacaran. Bisa jadi sama puyengnya bila disuruh menurunkan rumus E=mc2. Salah-salah malah ngeluarin pernyataan yang bikin ngakak seisi kelas, sebab doi menyatakan bahwa E=mc2 artinya Einstein mencret-mencret!

Coba aja, bagi teman remaja yang udah saling mengikat janji, rasa ingin memiliki selalu ada. Makanya, setiap pasangannya jauh, ia rindu. Belum lagi kalo pulang sekolah atawa les malam hari, ada perasaan kalo nggak dianterin, takut kenapa-kenapa. Pokoknya jadi beban deh. Padahal sebelum jadian, boro-boro punya pikiran begitu. Bener nggak? Jadi emang tambah bikin pusing seratus keliling.

Eh, temen remaja muslim, ada juga lho teman kamu yang pacaran dengan alasan untuk mengetahui kepribadiannya, supaya kalo jadian nikah nggak usah ragu en berabe lagi. Ya, siapa tahu, kali aja ada yang nyangkut satu untuk dijadikan istrinya nanti. Waduh, sepintas memang oke juga ya tujuannya? Tapi tetap aja alasan seperti ini nggak bisa dibenarkan. Kalo niatnya udah kuat untuk nikah, ngapain kudu pacaran segala? Sebab, kenyataannya banyak juga yang justru setelah berpacaran sekian tahun, malah bubar dengan alasan nggak ada kecocokan. Itu sih, bilang aja mau coba-coba. Lagipula, itu adalah wujud kepengecutan mereka, sebab, kalo udah nikah mungkin nggak bisa sembarangan mutusin. Makanya bagi mereka yang pengecut, pacaran adalah alternatif untuk coba-coba. Kalo nggak cocok kan bisa bilang goodbye. Celakanya, kalo sampe dicobain luar-dalam, wah...? Cowok or cewek yang begitu ketahuan banget niat jeleknya. Ih, jangan sampe deh kamu juga begitu rupa.

Lagian, kalo alasannya adalah untuk mengetahui info tentang doi, tanya aja sama temannya yang yang emang udah akrab dan bisa dipercaya, atau bisa juga kepada keluarganya. Beres kan? Nggak sulit kok. Alasan teman kamu yang model begini bisa kita mentahkan. Buktinya banyak juga pasangan yang tidak melalui proses pacaran, malah bahagia-bahagia aja tuh dalam rumah-tangganya.

Sobat, bagi kamu yang laki, pacaran juga bisa nguras dompet kamu, lho. Dan tentu bagi yang cewek ketiban rejeki nomplok; dijajanin, main ke tempat hiburan, dibeliin baju, dan seabrek "gula-gula" lainnya. Soalnya, malu dong kalo kebetulan ketemu sama teman lain, pas kamu lagi jalan sama pacar terus diledekin dengan plesetan syair lagu Iwan Fals: "jalan berdampingan tak pernah jajan-jajan"

Ya, ini namanya cinta terpadu alias terpaksa pakai duit. Fakta ini jadi klop dengan tulisan-tulisan yang suka nemplok di pantat truk, "Senyummu merobek kantongku!" (copeeet kali)

Sikap kita
Kawan, bagi kamu yang masih aktif pacaran, segera melakukan pembenahan; putusin aja pacar kamu. Pelajari Islam. Yakinlah, Allah pasti akan memberikan yang terbaik buat kamu. Nggak usah ragu, jodoh di tangan Allah, bukan di tangan hansip (maksudnya kalo kamu kepergok lagi "begituan" sama hansip).

Bagi kamu yang belum terjun ke dalam aktivitas ini, hindari segala peluang yang bakal menyeret kamu ke dalam pergaulan bebas ini. Pelajari Islam, sering hadir di majlis taklim, pengajian sekolah dan bertemanlah dengan anak-anak sholeh di sekolah dan lingkungan tempat tinggalmu. Insya Allah itu bakal meredam keinginan kamu terhadap aktivitas gaul bebas yang emang berbahaya itu. Firman Allah Swt: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (QS an-Nûr [24]: 30).

Sobat, pacaran adalah salah satu pemenuhan yang salah dari naluri mempertahankan jenis. Sebab, pemenuhan dan penyaluran yang sah menurut Islam adalah dengan menikah. Sabda Rasulullah saw.: "Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu memiliki kemampuan untuk menikah, maka nikahlah, sebab nikah itu dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan; tetapi barangsiapa belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab puasa itu baginya merupakan pelindung" (HR Bukhari)
Allah juga menegaskan dalam firman-Nya: "Dan orang-orang yang tidak mampu kawin hendaklah menjaga kesucian (diri) nya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya." (QS an-Nûr [24]: 33)
.

Jadi, alasan-alasan kamu yang menjalani aktivitas pacaran semuanya tertolak secara logika, apalagi hukum Islam. Alasan-alasan tersebut hanyalah justifikasi alias pembenaran terhadap maraknya perilaku seks bebas di kalangan remaja. Padahal semua itu dilarang dalam ajaran Islam. Sebab, kita hanya hidup dengan Islam, dan hidup hanya untuk Islam.Sumber : www.islamuda.com, tentang-pernikahan.com (dengan editing di beberapa bagian artikel)


Yupz....ampe jumpa di pembahasan kita selanjutnya... ^_^

Sekarang temen-temen bisa juga membaca artikel di blog ini lewat feed reader temen-temen, temen-temen klik aja disini

1.26.2009

Selamatkan para wanita muslimah !!!!!!

Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabbarakaatuh.

Sahabatku sekalian, saat ini fitnah sudah menyebar dimana-mana, tanda-tanda akhir zaman sudah mulai ditampakkan, apakah kita masih saja terlena dengan kenikmatan dunia ini. Artikel berikut ini adalah salah satu tragedi dan dilema yang sedang terjadi di masyarakat kita saat ini, khususnya kaum remaja.

Saya harap ini dapat menjadi perhatian kita bersama, dan bukan hanya perhatian, namun tugas kita sebagai mukmin, sebagai hamba Allah yang mengemban tugas untuk menyiarkan ajaran Al Qur'an dan Sunnah di lingkungan keluarga, teman-teman, dan masyarakat sekitar kita.

Saya sengaja mengedit dengan menebalkan di bagian-bagian tertentu dalam artikel ini, untuk menegaskan bahaya-bahaya yang ada dan tipu daya setan, agar kita bisa menyadari dan terbangun dari tidur panjang kita selama ini. Dengan menerbitkan kembali artikel ini bukan berarti saya telah sempurna. Saya hanya ingin berbagi informasi dan sekedar mengingatkan sahabatku sekalian, karena materi ini sudah seringkali hinggap di telinga kita, namun sebagai manusia adalah tempatnya lupa. Mari kita belajar bersama-sama demi kemajuan dan kejayaan ISLAM.


Setan dalam menggoda manusia memiliki berbagai macam strategi, dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su’). Setan tahu persis kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Berikut ini tahapan-tahapannya.

I. Menghilangkan Definisi Hijab
Dalam tahap ini setan membisikkan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekedar pakaian atau mode hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar’i, pakaian ya pakaian, apa pun bentuk dan namanya.

Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai.

Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahwa hijab adalah pakaian syar’i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekedar mode. Biarpun hidup kapan saja dan di mana saja, maka hijab syar’i tetap dipertahankan.
Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya?

Pertama, Membuka Bagian Tangan
Telapak tangan mungkin sudah terbiasa terbuka, maka setan membisikkan kepada para wanita agar ada sedikit peningkatan model yakni membuka bagian hasta (siku hingga telapak tangan). “Ah tidak apa-apa, kan masih pakai jilbab dan pakai baju panjang? Begitu bisikan setan. Dan benar sang wanita akhirnya memakai pakaian model baru yang menampakkan tangannya, dan ternyata para lelaki yang melihat nya juga biasa-biasa saja. Maka setan berbisik,” Tuh tidak apa-apa kan?

Kedua, Membuka Leher dan Dada
Setelah menampakkan tangan menjadi kebiasaan, maka datanglah setan untuk membisikkan hal baru lagi. “Kini buka tangan sudah lumrah, maka perlu ada peningkatan model pakaian yang lebih maju lagi, yakni terbuka bagian atas dada kamu.” Tapi jangan sebut sebagai pakaian terbuka, hanya sekedar sedikit untuk mendapatkan hawa, agar tidak gerah. Cobalah! Orang pasti tidak akan peduli, sebab hanya bagian kecil saja yang terbuka.

Maka dipakailah pakaian model baru yang terbuka bagian leher dan dadanya dari yang model setengah lingkaran hingga yang model bentuk huruf “V” yang tentu menjadikan lebih terlihat lagi bagian sensitif lagi dari dadanya.

Ketiga, Berpakaian Tapi Telanjang
Setan berbisik lagi, “Pakaian kok hanya gitu-gitu saja, cari model atau bahan lain yang lebih bagus! Tapi apa ya? Sang wanita bergumam. “Banyak model dan kain yang agak tipis, lalu bentuknya dibuat yang agak ketat biar lebih enak dipandang,” setan memberi ide baru.

Maka tergodalah si wanita, di carilah model pakaian yang ketat dan kain yang tipis bahkan transparan. “Nggak apa-apa kok, kan potongan pakaiannya masih panjang, hanya bahan dan modelnya saja yang agak berbeda, biar nampak lebih feminin,” begitu dia menambahkan. Walhasil pakaian tersebut akhirnya membudaya di kalangan wanita muslimah, makin hari makin bertambah ketat dan transparan, maka jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai wanita kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang).

Keempat, Agak di Buka Sedikit
Setelah para wanita muslimah mengenakan busana yang ketat, maka setan datang lagi. Dan sebagaimana biasanya dia menawarkan ide baru yang sepertinya segar dan enak, yakni dibisiki wanita itu, “Pakaian seperti ini membuat susah berjalan atau duduk, soalnya sempit, apa nggak sebaiknya di belah hingga lutut atau mendekati paha?” Dengan itu kamu akan lebih leluasa, lebih kelihatan lincah dan enerjik.”

Lalu dicobalah ide baru itu, dan memang benar dengan dibelah mulai bagian bawah hingga lutut atau mendekati paha ternyata membuat lebih enak dan leluasa, terutama ketika akan duduk atau naik ke jok mobil. “Yah tersingkap sedikit nggak apa-apa lah, yang penting enjoy,” katanya.

Inilah tahapan awal setan merusak kaum wanita, hingga tahap ini pakaian masih tetap utuh dan panjang, hanya model, corak, potongan dan bahan saja yang dibuat berbeda dengan hijab syar’i yang sebenarnya. Maka kini mulailah setan pada tahapan berikutnya.


II. Terbuka Sedikit Demi Sedikit
Kini setan melangkah lagi, dengan trik dan siasat lain yang lebih ampuh, tujuannya agar para wanita menampakkan bagian aurat tubuhnya.

Pertama, Membuka Telapak Kaki dan Tumit.
Setan Berbisik kepada para wanita, “Baju panjang benar-benar membuat repot, kalau hanya dengan membelah sedikit bagiannya masih kurang leluasa, lebih enak kalau di potong saja hingga atas mata kaki.” Ini baru agak longgar. “Oh ada yang kelupaan, kalau kamu bakai baju demikian, maka jilbab yang besar tidak cocok lagi, sekarang kamu cari jilbab yang kecil agar lebih serasi dan gaul, toh orang tetap menamakannya dengan jilbab.”
Maka para wanita yang terpengaruh dengan bisikan ini buru-buru mencari model pakaian yang dimaksudkan. Tak ketinggalan sepatu hak tinggi, yang kalau untuk berjalan mengeluarkan suara yang menarik perhatian orang.

Kedua, Membuka Seperempat Hingga Separuh Betis
Terbuka telapak kaki telah biasa ia lakukan, dan ternyata orang-orang yang melihat juga tidak begitu peduli. Maka setan kembali berbisik, “Ternyata kebanyakan manusia menyukai apa yang kamu lakukan, buktinya mereka tidak bereaksi apa-apa, kecuali hanya beberapa orang. Kalau langkah kakimu masih kurang leluasa, maka cobalah kamu cari model lain yang lebih enak, bukankah kini banyak rok setengah betis dijual di pasaran? Tidak usah terlalu mencolok, hanya terlihat kira-kira sepuluh senti saja.” Nanti kalau sudah terbiasa, baru kamu cari model baru yang terbuka hingga setengah betis.”
Benar-benar bisikan setan dan hawa nafsu telah menjadi penasehat pribadinya, sehingga apa yang saja yang dibisikkan setan dalam jiwanya dia turuti. Maka terbiasalah dia memakai pakaian yang terlihat separuh betisnya kemana saja dia pergi.

Ketiga, Terbuka Seluruh Betis
Kini di mata si wanita, zaman benar-benar telah berubah, setan telah berhasil membalikkan pandangan jernihnya. Terkadang sang wanita berpikir, apakah ini tidak menyelisihi para wanita di masa Nabi dahulu. Namun buru-buru bisikan setan dan hawa nafsu menyahut, “Ah jelas enggak, kan sekarang zaman sudah berubah, kalau zaman dulu para lelaki mengangkat pakaiannya hingga setengah betis, maka wanitanya harus menyelisihi dengan menjulurkannya hingga menutup telapak kaki, tapi kini lain, sekarang banyak laki-laki yang menurunkan pakaiannya hingga bawah mata kaki, maka wanitanya harus menyelisihi mereka yaitu dengan mengangkatnya hingga setengah betis atau kalau perlu lebih ke atas lagi, sehingga nampak seluruh betisnya.”

Tetapi… apakah itu tidak menjadi fitnah bagi kaum laki-laki,” gumamnya. “Fitnah? Ah itu kan zaman dulu, di masa itu kaum laki-laki tidak suka kalau wanita menampakkan auratnya, sehingga wanita-wanita mereka lebih banyak di rumah dan pakaian mereka sangat tertutup. Tapi sekarang sudah berbeda, kini kaum laki-laki kalau melihat bagian tubuh wanita yang terbuka malah senang dan mengatakan "ooh atau wow", bukankah ini berarti sudah tidak ada lagi fitnah, karena sama-sama suka? Lihat saja model pakaian di sana-sini, dari yang di emperan hingga yang yang bermerek kenamaan, seperti Kristian Dior, semuanya menawarkan model yang dirancang khusus untuk wanita maju di zaman ini. Kalau kamu tidak mengikuti model itu akan menjadi wanita yang ketinggalan zaman.”

Demikianlah, maka pakaian yang menampakkan seluruh betis biasa dia kenakan, apalagi banyak para wanita yang memakainya dan sedikit sekali orang yang mempermasalahkan itu. Kini tibalah saatnya setan melancarkan tahap terakhir dari siasatnya untuk melucuti hijab wanita.



III. Serba Mini
Setelah pakaian yang menampakkan betis menjadi pakaian sehari-hari dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan setan yang lain. “Pakaian membutuhkan variasi, jangan itu-itu saja, sekarang ini modelnya rok mini, dan agar serasi rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah.”

Maka akhirnya rok mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian dada sekaligus bagian punggung nya dan berbagai model lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian pesta, berlibur, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, sore, musim panas, musim dingin dan lain-lain, tak ketinggalan celana pendek separuh paha pun dia miliki, model dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba.

Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia. Hingga suatu ketika, muncul ide untuk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian paling rawan saja yang tersisa untuk ditutupi, kemaluan dan buah dada. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan “bikini”. Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan na’udzu billah bisikan setan berhasil, tujuannya tercapai, “Menelanjangi Kaum Wanita.” Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan laki-laki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu” Setan tak mau ambil resiko.

Penutup
Demikian halus, cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjerumus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis dan para wanita kita sekecil apapun, segera secepatnya diambil tindakan. Jangan biarkan berlarut-larut, karena kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka sangat sulit bagi kita untuk mengatasinya.

Membiarkan mereka membuka aurat berarti merelakan mereka mendapatkan laknat Allah, kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyeng-sarakan, baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu a’lam bis shawab.

Sumber ide dan pokok pikiran: Kitab “At ta’ari asy syaithani”, Adnan ath-Tharsyah, disadur dengan bebas.
http://ummusalma.wordpress.com/2007/03/01/langkah-setan-menelanjangi-wanita/
http://www.kafemuslimah.com/



Wanita Shalihah - The Fikr



Sekarang temen-temen bisa juga membaca artikel di blog ini lewat feed reader temen-temen, temen-temen klik aja
disini

1.06.2009

Cinta atau Nafsu Birahi sih.......

Bro...tau ga...orang-orang Barat biasa mengucapkan kata-kata cinta dan kasih sayang dengan ucapan make love untuk mengarah pada bagaimana mengumbar hawa nafsu, yakni seks. Mereka biasa mengucapkan make love untuk mengutarakan cinta. Nah, tentu saja itu artinya bermain cinta yang ujung-ujungnya intercourse alias bersetubuh. Waduh....!!!!
Sekarang temen-temen pada setuju ga' kalau bisa dibilang sebenarnya model pergaulan anak-anak muda seusia kita-kita ni pergaulan liar. Ga percaya, liat aja disekitarmu, cowok ama cewek gaul bareng nggak kenal batas. Iya...apa iya....ayo...


Tau gaya gaul model KNPI alias Kissing, Necking, Petting, dan Intercourse, seperti pergaulan amburadul (seks dan kokain) yang sering digambarakan oleh Shanon Doherty, Ifani "Valerie" Amber-Thiesen, Luke "Dvlan McKay" Perry, dengan antek-anteknya (wuih...serem amat istilahnya...) dalam Beverly Hills 90210. Menurut penelitian, konon kabarnya itu lebih ekstrim ketimbang kisah cintanya Galih dan Ratna dalam Gita Cinta di SMA.

Dalam kisah itu,baca surat cinta atau melihat atap rumah sang kekasih aja, rasanya....gimana gitu. Meski tetap aja gaya gaulnya Galih dan Ratna juga tetap bertentangan dengan ajaran Islam.

Hal ini diperparah oleh sikap pemerintah yang membiarkan saja dengan alasan untuk menganggulangi HIV/AIDS dengan membagi-bagikan kondom. Parah ga....bukannya mengurangi HIV/AIDS, justru melegalkan seks bebas. Kondomnya dibagikan juga ke pelajar dan mahasiswa...benar-benar parah....(sorry.....geregetan banget nih sama sikap pemerintah yang begini....)

Ni...ana kasitau ya...tahun 2005 udah ada pemecahan rekor pas lagi VD (Valentine's Day) di Filipina, berciuman dengan peserta terbanyak di dunia yang diikuti 5000 pasangan dan dilakukan di JALAN RAYA !!!! (pada ga da akalnya kali ya...) PARAH...HANCUR TOTAL DEH...!!!!

Ternyata dibalik VD yang memakai label kasih sayang sebagai KEDOK SEMATA ada budaya yang sangat berbahaya bagi kita. Apalagi tu yang masih bau kencur. Sama aja kaya bom waktu tu VD, tunggu meledaknya aja lagi...BUUUMMMM!!!! HANCURLAH KALIAN!!!!!

Ya Akhi....ya ukhti....jangan tertipu dengan gemerlapnya VD, disangka emas ternyata tembaga yang disepuh, disangka HP eh...kalkulator (wah...kalau ini parah banget dah.... ^_^ ). Makanya, kita kudu jeli, harus teliti bro....suapaya gak nyesel seumur hidup, setuju gak ?

"Tapi mas...kan banyak tu temen-temen diseluruh dunia yang ikut ngerayain". Iya...tapi bukan berarti acara tersebut sah dan legal. Karena sah dan legalnya acara tersebut bukan bergantung dari banyaknya orang yang melakukan perbuatan tersebut. Kaga juga tergantung dari selera temen-temen sebagai manusia, mandang baik buruk menurut pikiran dan perasaan kita sendiri. "rasanya ga papa deh..kan banyak tu orang yang pacaran...kayaknya gapapa juga ikutan pacaran" Nah...ini nih SALAH BESAR !!!!

Seluruhnya itu harus disandarkan pada ajaran-ajaran Islam. Yupz...ISLAM yang harus jadi patokan. HARGA MATI !!!! tidak ada penawaran...

Misalnya kamu mau beli sepatu, normalnya pastinya standarnya kaki kamu kan, bukan sepatunya. Ga mungkin kamu maksain sepatu yang kamu suka tinggal satu dijual, padahal ga sesuai dengan ukuran kaki kamu. Masa...karena sepatunya kecil, trus kaki kamu dikikir sampai muat di sepatu itu. Pastinya kamu cari sepatu yang sesuai dengan ukuran kaki kamu kan daripada kaki kamu dikikir...

Once more again, aturan Islam lah yang dijadikan patokan dalam kita berbuat di dunia ini, bukan yang lain. HARGA....MATI....!!!! OK!!!!

Jadi Valentine's Day sebetulnya bukan mengaggungkan cinta akan tetapi mengumbar nafsu dibiarkan bangkit dan liar tanpa kendali.

Ya Akhi wa ukhti fillah.....sebagai seorang remaja Muslim yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, tentu saja kita nggak layak mengikuti budaya yang GAK JELAS BANGET GITU LOH....

Terlebih Valentine's Day hanyalah sebuah sarana dari sekian sarana penjajahan Barat dari sisi budaya dan gaya hidup. Memang Valentine's Day sudah memakan banyak korban, khususnya remaja Muslim. Doi tertipu gemerlapnya (wauw....silau men...) sampai buta mata hati dan pikirannya dan menjadi liar dalam mewujudkan kasih sayangnya.

Be Careful fren...jangan sampai kita termasuk dalam kaum yang disebut Rasulullah Muhammad SAW dalam hadisnya " Siapa saja yang menyerupai suatu kaum (gaya hidup dan adat istiadatnya) maka mereka termasuk golongan tersebut." (HR. Abu Dawud dan Imam Ahmad dari Ibnu 'Umar) . Nah lho...

Gimana, masih pengen ber-Valentine ? Seorang Muslim tentu akan segera menolaknya setelah tahu dan tidak berpura-pura ga' tahu, serta bertaubat dari melakukkannya. Kaga semuanya yang berdasarkan cinta itu baik ditinjau dari sisi agama. Cinta juga dapat menejerumuskan dalam dosa, bahkan dosa yang tidak diampuni oleh-Nya. (Masalah cinta ini dikupas secara apik oleh Ibnu Hazm El Andalusy semoga Allah merahmati Beliau dalam bukunya Di Bawah Naungan Cinta hasil terjemahan oleh Akhi Anif Sirsaeba El Shirazy, semoga Allah memberikan pahala yang berlipat atas upaya yang telah dilakukan Beliau). Ntar kapan-kapan ta' review buku ini.

By The Way kamu sukat ngikut yang gituan nggak sih ? Hiiii....na'uuzzu billaahi min zalik.. Okeks...semoga temen-temen terlindungi dari hal yang seperti dipaparkan diatas.


referensi : "BUKTIKAN CINTAMU" karya spektakuler Akhi Muhammad Nazhif Masykur.
ntar buku ini juga ana review deh....

TRAGEDI 14 FEBRUARI : VALENTINE'S DAY (part 2)

Banyak versi cerita dari peristiwa ini. Konon...ni hari asal muasalnya tu kebiasaan orang romawi kuno ketika menyelenggarakan ritual upacara penyucian tiap tanggal 13-18Februari. Nah...dua hari pertama tu, dipersembahkan untuk Juno Februata, Dewi Cinta. Hari itu ntu...para pemudanya mengundi nama-nama gadis di dalam kotak. Nah..nama-nama itu diambil secara acak trus gadis yang keluar namanya kudu WAJIB menjadi pasangannya selama setahun untuk bersenang-senang dan obyek hiburan.

Tanggal 15 februarinya, mereka minta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, para pemudanya mencambuk orang dengan kulit binatang, sedangkan para wanita berebut untuk dilecut karena menganggap bahwa lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.


Ketika agama Kristen Katolik masuk ke Roma, pengikutnya mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastur. Di antara pendukungnya adalah kaisar Konstantine dan Paus Gregory 1. Untuk lebih mendekatkan ke dalam ajaran agama Kristen, pada 496 M Paus Gelasius 1 menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan Gerja dengan nama Saint Valentine's Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada tanggal 14 Februari.


Siapa sebenarnya St. Valentine sendiri masih membingungkan . Dalam The Catholic Encyclopedia Vol. XV subjudul St. Valentine disebutkan ada 3 orang Martir (orang yang mati dalam memperjuangkan kepercayaan agamanya) bernama St. Valentine yang mati pada tanggal 14 Februari.


Versi pertama, Kaisara Claudus II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan Tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak untuk menyembah dewa orang-orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St. Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjara.


Versi Kedua menceritakan bahwa St. Valentine melanggar peraturan Kaisar Claudus II. Kaisar ini menganggap bahwa tentara muda yang bujangan lebih kuat dan tabah di medan pertempuran daripada yang sudah menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah. Namun, diam-diam St. Valentine menikahkan banyak pemuda, sehingga ia ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M.


Nah...versi terakhir ni...menceritakan bahwa ketika dipenjara, dipercaya bahwa St. valentine jatuh cinta pada seorang gadis muda yang mengunjunginya selama ia dalam masa kurungan. Sebelum kematiannya, dia menulis surat kepada sang gadis yang mengisyaratkan "from your valentine" , ekspresi kasih sayang yang hingga sekarang digunakan banyak orang.


"Oooo....jadi itu to sejarahnya...wah...ga da kaitannya sama sekali dengan kasih sayang ya mas..."

Yupz...sangat disayangkan memang, kebanyakan orang tidak mengetahui sejarah ini. Atau bisa juga "KURA-KURA DALAM PERAHU, PURA-PURA TiDAK MAU TAHU" lantaran gengsi dong..padahal cuma mengekor tradisi kaum kafir dan ritual ibadah orang lain?

Allah 'Azza Wa Jalla berfirman, "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan diminta pertanggungjawabannya." (QS. aL-Isra' [17] :36)


Nah lho...kan al-'ilmu qabla al-'amal, artinya ilmu itu harus dimiliki dulu sebelum melakukan suatu perbuatan. Kalau kita belum mengetahui dengan jelas status hukum suatu perbuatan maka hukumnya syubhat. Jadi, harus jelas dulu, jangan samar-samar, harus tahu status hukum perbuatan yang bersangkutan.


referensi : "BUKTIKAN CINTAMU" yang ditulis oleh Akhi Muhammad Nazhif Masykur
http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Valentine


1.04.2009

TRAGEDI 14 FEBRUARI : VALENTINE'S DAY (part 1)

"Lho...koq tragedi sih mas, mas ga tau ya...itu kan hari kasih sayang lagee...". Sabar-sabar....temen-temen pade tau ga' sejarahnya ni ari....(sok pake bahasa jayakarte lagi...). "Nah..ini lagi....betawi mas...jayakarte...mas ni aneh" (sebenarnya ntu jayakarte coy...betawi tu name yang dikasi belande....kalau jayakarte tu nama yang dikasih ulame-ulame kite...(bener gak sih bahasanye....) maklum...bukan betawi eh jayakarte asli..."mas...koq jadi ngomongin beda betawi ama jayakarte..ntu TRAGEDI apa maksudnya...?????

Ketika bulan 2 (bukan bulannya ada dua...bulan februari maksudnya...), ada satu hal yang rada-rada aneh (bukan istimewa) dibanding bulan-bulan lainnya. "kenapa aneh mas...istimewa kaleee..." .Ya Aneh...tiba-tiba ada warna pink lah...coklat lah...lilin lah..pita lah...bunga lah... seko lah ( sekolah kaleee....itu mah pasti ada... ^_^) bahkan sepatu ama sendal aja bisa jadi populer. Kan aneh tu....


Ini gara-gara satu hari aja nih, satu tanggal tepatnya...ditunggu-tunggu lagi...apalagi kawula muda...wuih....(kenape ya ditunggu-tunggu...). Apalagi kalau bukan Valentine's Day yang disebut-sebut juga sebagai hari kasih sayang, yang jatuh di tanggal 14 Februari itu lo....(ih...masa ga tau sih...kasiaaaan deh...). Di negara kita ni, yang mayoritas generasi mudanya remaja Muslim, seperti ga' mau ketinggalan ikut juga merayakan ni hari....bener-bener aneh....


Pastinya tu kirim surat cinta (ciiieeeee....cinte ama siape ??? ), kartu, ada juga bunga...segala jenis bunga dah bahkan bunga kamboja juga dikirim. "bunga kamboja mas...yang bener mas...itu kan bunga kuburan ????" Nah...itu tau...ya kali aja karena kehabisan stok...daripada ga' da.... :)


Remaja putri (sorry nih ye....kaga ada maksud ape-ape...tapi ini real...) pada mikirin coklat apa ya buat dikasih ke "cowokku" (ih....suami bukan....dipikirin....mending mikirin umat....).


Beragama acara diadakan. Parahnya lagi nih...media tu ikut ngedukung kegiatan ini....(pada ga tau atau pura-pura ga tau ya...???? ) ni malah anak-anan, sampai kakek-nenek, mbah buyut juga ga ikut ketinggalan....hari apa sih sebenarnya ini....sampai segitu parahnya kerusakan yang dibuatnya....

mau tau...tunggu postingan berikutnya....mau minum dulu nih....haus euy.... ^_^